"Hatiku mulai condong kepadanya. Hatiku selalu bergetar mendengar namanya. Lalu ada perasaan halus yang menyusup kesana tanpa aku tahu perasaan apa itu namanya. Namanya seperti embun yang menetes dalam hati. Kurindu tiap pagi." (Elshirazy, AAC,: 371)
Aku benar benar tertawan olehmu. Tapi apakah kau tahu apa yang terjadi padaku? Apakah kau tau aku mencintaimu? Aku malu mengungkapkan semua itu padamu. Dan ketika kau ajak dansa dan tidak mau itu tidak membuat aku kecewa tapi malah sebaliknya membuat aku merasa sangat bangga mencintai lelaki yang kuat menjaga prinsip dan kesucian seperti dirimu."(Elshirazy, AAC,: 372)
Memang memendan rasa cinta sangat menyiksa, tapi sangat mengasyikkan! Love is a sweet torment!".(Elshirazy, AAC,: 374)
Aku berusaha membuang cintaku padamu jauh jauh. Tapi sudah terlambat. Semestinya sejak semula aku bersikap tegas, mencintaimudan berterus terang lalu menikah atau tidak sama sekali. Aku mencintaimu diam diam, selama berbulan bulan, memeramnya dalam diri hingga cinta itu mendarah daging tanpa aku berani berterus terang. Dan ketika kau tahu apa yang kurasa semuanya sudah terlambat. (Elshirazy, AAC,: 288)
Ada dua pilihan ketika bertemu cinta
jatuh cinta dan bangun cinta
Padamu, aku memilih yang kedua
Agar cinta kita jadi istana, tinggi menggapai surga "(Salim A fillah, Bahagianya merayakan Cinta:15)
Minggu, 10 Februari 2013
Bisikan Hati
Saat hati mu berbisik...
Meski kadang aku sering mengeluh, itu karena aku ini hati manusia. Dan Hati manusia memang seperti itu.
Orang Orang takut mengejar impian impian mereka yang paling berharga, sebab mereka merasa tidak layak mendapatkannya, atau tidak pernah bisa mewujudkannya.
Kami hati manusia takut kalau memikirkan orang orang tercinta pergi selamanya, atau saat saat yang mestinya indah tapi ternyata tidak...
atau impian impian yang mungkin bisa digapai tapi justru terkubur selamanya..
Sebab, kalau hal hal itu terjadi, Kami akan sangat menderita...
Maka katakanlah pada hatimu...
rasa takut akan penderitaan justru lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri..
Dan Tak ada hati yang menderita saat MENGEJAR IMPIAN-IMPIANNYA..
Sebab, setiap detik pencarian itu bisa diibaratkan pertemuan kembali dengan Tuhan dan Keabadian
Ketika kau sungguh sungguh mengejar impian impianmu,Setiap hari akan terasa membahagiakan
karena tiap menit, tiap jam merupakan bagian dari pencapaian MIMPI MIMPI itu,,,
Maka pintaku,,
Hati teruslah bicara,,
teruslah bisikkan kata kata,,
agar api semangat selalu membara dalam diriku untuk mengejar MIMPI,,
Peringatkanlah aku saat arah langkahku menyimpang dari arah MIMPIku,,
dan ingatlah,,
Saat kau menginginkan sesuatu, seluruh jagad raya bersatu padu untuk membantumu meraihnya,,,,
Fokuslah,,dan nikmatilah tiap proses..
karena Rahasia kebahagiaan adalah dengan menikmati segala hal menakjubkan didunia ini,,,
tanpa pernah melupakan setetes air yang kau damba,,,,
Inspiring by Paulo Coelho
The Al chemist
Meski kadang aku sering mengeluh, itu karena aku ini hati manusia. Dan Hati manusia memang seperti itu.
Orang Orang takut mengejar impian impian mereka yang paling berharga, sebab mereka merasa tidak layak mendapatkannya, atau tidak pernah bisa mewujudkannya.
Kami hati manusia takut kalau memikirkan orang orang tercinta pergi selamanya, atau saat saat yang mestinya indah tapi ternyata tidak...
atau impian impian yang mungkin bisa digapai tapi justru terkubur selamanya..
Sebab, kalau hal hal itu terjadi, Kami akan sangat menderita...
Maka katakanlah pada hatimu...
rasa takut akan penderitaan justru lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri..
Dan Tak ada hati yang menderita saat MENGEJAR IMPIAN-IMPIANNYA..
Sebab, setiap detik pencarian itu bisa diibaratkan pertemuan kembali dengan Tuhan dan Keabadian
Ketika kau sungguh sungguh mengejar impian impianmu,Setiap hari akan terasa membahagiakan
karena tiap menit, tiap jam merupakan bagian dari pencapaian MIMPI MIMPI itu,,,
Maka pintaku,,
Hati teruslah bicara,,
teruslah bisikkan kata kata,,
agar api semangat selalu membara dalam diriku untuk mengejar MIMPI,,
Peringatkanlah aku saat arah langkahku menyimpang dari arah MIMPIku,,
dan ingatlah,,
Saat kau menginginkan sesuatu, seluruh jagad raya bersatu padu untuk membantumu meraihnya,,,,
Fokuslah,,dan nikmatilah tiap proses..
karena Rahasia kebahagiaan adalah dengan menikmati segala hal menakjubkan didunia ini,,,
tanpa pernah melupakan setetes air yang kau damba,,,,
Inspiring by Paulo Coelho
The Al chemist
Give up??? No way!!!
mungkin mimpi membuat kita menjadi begitu ambisius..
aku rasa ga ada salahnya,
ketika orang orang hanya berjalan mengikuti arus harian mereka, dengan ambisi itu kita bisa berlari bahkan menerjang arus,,
membuat hidup semakin bergairah dan siap menerima segala tantangan,,
ga ada salahnya kan???
tapi perlu diinget, pada suatu saat, cadangan energi anda akan semakin menipis, anda perlu merecharge lagi,,
melawan arus membutuhkan energi yg lebih besar dr pada hanya tbawa arus..dan saat energi berada dititik terendah, mungkin akan muncul godaan-godaan untuk berbalik arah dan kembali mengikuti arus,tak perlu energi ekstra,katanya..
Akan ada pula bisikan yang merayu bahwa mengikuti arus akan lebih aman dari pada berlari melawan arus,,
atau mungkin sedikit buli, bahwa anda akan kalah dengan arus yang deras ini,,
saat itu pendirian kita mungkin akan goyah, mungkin akan sedikit menimbang nimbang apa yang dibuli,dan sgla rayuan-rayuan,,
....
saat itu tiba, kita hanya cukup berpegang pada impian dan tujuan awal kita, bersandar dan berserah diri pada sang pencipta,,
Tuhan pasti telah menyiapkan jalan agar kita bisa meraih tujuan kita, karena Tuhan lah yang telah membisikkan mimpi mimpi itu ke dalam hati kita,maka Tuhan pula yang akan bertanggung jawab dengan apa yang telah dibisikan pada hati kita,,,
...
jangan biarkan dirimu menyerah oleh keadaan,,
jangan pernah berbalik arah, karena mungkin saat itu kita sudah dekat dengan tujuan kita,,
jangan pernah ada dipikiran kita kalo usaha kita sia sia..
dalam setiap usaha dan mimpi kita ada sebuah jarak,,
jarak yang mungkin hanya satu centimeter, atau mungkin bisa beribu ribu kilometer,,
tidak ada yang tau pasti,,
jarak itulah adalah sebuah kesabaran,,
kesabaran yang tidak ada batasnya
kesabaran yang disertai kepasrahan,,
tapi inget, kesabaran dan pasrah ini bukan kata lain dari menyerah,,
karena tidak menyerah bukan berarti kita tidak pasrah,,
bukan berarti kita tidak sabar,,
bukan berarti kita tidak realistis,,
bukan berrti kita melupakan yang telah ada dikita dan kita tidak mensyukuri,,
bukaaannn,,
saat kita sabar kita tidak hanya berdiam diri dan berhenti bergerak,,
karena kalau kita berhenti bergerak, kita mungkin akan terbawa arus dan akan mundur menjauh seribu langkah kebelakang dari tujuan kita,,
ehmm,,,kita mungkin perlu sedikit mengkoreksi apa yang telah kita lakukan, mungkin langkah kita tidak sempurna 100%,,
dan itu membuat langkah kita tidak mulus menuju tujuan kita,,
dan percayalah,Tuhan telah menyiapkan jalan lain yang bisa kita lalui untuk menuju tujuan kita,,
tapi please...
jangan pernah bilang menyerah,,
jangan pernah,,
ingat kembali apa yang telah dilakukan, kita sudah dekat dengan tujuan,,
jangan pernah bimbang,,
buang jauh jauh rasa itu,,!!!
yakini apa yang ada dihatimu,,
hidup adalah sebuah pilihan, tapi disini tidak ada pilihan untuk menyerah,,
kamu hanya perlu mengkoreksi dan menyempurnakan apa yang telah direncanakan dan dilakukan,,
and its time to action,,!!!
aku rasa ga ada salahnya,
ketika orang orang hanya berjalan mengikuti arus harian mereka, dengan ambisi itu kita bisa berlari bahkan menerjang arus,,
membuat hidup semakin bergairah dan siap menerima segala tantangan,,
ga ada salahnya kan???
tapi perlu diinget, pada suatu saat, cadangan energi anda akan semakin menipis, anda perlu merecharge lagi,,
melawan arus membutuhkan energi yg lebih besar dr pada hanya tbawa arus..dan saat energi berada dititik terendah, mungkin akan muncul godaan-godaan untuk berbalik arah dan kembali mengikuti arus,tak perlu energi ekstra,katanya..
Akan ada pula bisikan yang merayu bahwa mengikuti arus akan lebih aman dari pada berlari melawan arus,,
atau mungkin sedikit buli, bahwa anda akan kalah dengan arus yang deras ini,,
saat itu pendirian kita mungkin akan goyah, mungkin akan sedikit menimbang nimbang apa yang dibuli,dan sgla rayuan-rayuan,,
....
saat itu tiba, kita hanya cukup berpegang pada impian dan tujuan awal kita, bersandar dan berserah diri pada sang pencipta,,
Tuhan pasti telah menyiapkan jalan agar kita bisa meraih tujuan kita, karena Tuhan lah yang telah membisikkan mimpi mimpi itu ke dalam hati kita,maka Tuhan pula yang akan bertanggung jawab dengan apa yang telah dibisikan pada hati kita,,,
...
jangan biarkan dirimu menyerah oleh keadaan,,
jangan pernah berbalik arah, karena mungkin saat itu kita sudah dekat dengan tujuan kita,,
jangan pernah ada dipikiran kita kalo usaha kita sia sia..
dalam setiap usaha dan mimpi kita ada sebuah jarak,,
jarak yang mungkin hanya satu centimeter, atau mungkin bisa beribu ribu kilometer,,
tidak ada yang tau pasti,,
jarak itulah adalah sebuah kesabaran,,
kesabaran yang tidak ada batasnya
kesabaran yang disertai kepasrahan,,
tapi inget, kesabaran dan pasrah ini bukan kata lain dari menyerah,,
karena tidak menyerah bukan berarti kita tidak pasrah,,
bukan berarti kita tidak sabar,,
bukan berarti kita tidak realistis,,
bukan berrti kita melupakan yang telah ada dikita dan kita tidak mensyukuri,,
bukaaannn,,
saat kita sabar kita tidak hanya berdiam diri dan berhenti bergerak,,
karena kalau kita berhenti bergerak, kita mungkin akan terbawa arus dan akan mundur menjauh seribu langkah kebelakang dari tujuan kita,,
ehmm,,,kita mungkin perlu sedikit mengkoreksi apa yang telah kita lakukan, mungkin langkah kita tidak sempurna 100%,,
dan itu membuat langkah kita tidak mulus menuju tujuan kita,,
dan percayalah,Tuhan telah menyiapkan jalan lain yang bisa kita lalui untuk menuju tujuan kita,,
tapi please...
jangan pernah bilang menyerah,,
jangan pernah,,
ingat kembali apa yang telah dilakukan, kita sudah dekat dengan tujuan,,
jangan pernah bimbang,,
buang jauh jauh rasa itu,,!!!
yakini apa yang ada dihatimu,,
hidup adalah sebuah pilihan, tapi disini tidak ada pilihan untuk menyerah,,
kamu hanya perlu mengkoreksi dan menyempurnakan apa yang telah direncanakan dan dilakukan,,
and its time to action,,!!!
Save our Earth
konsentrasi sekarang beralih, langit cerah siang hingga malam ini mau tidak mau mengalihkan duniaku hari ini
senyum mekar saat melihat ada tiga bintang kecil nan terang yang bersanding dengan purnama,,
tak jauh dari purnama, ada cumulus mirip arum manis
gumpalan arum manis ini masih membuatku gemas,,
memandangnya saja rasanya tak cukup,,kalo bisa sudah kuremas saking gemesnya,,
kalo aku boleh berimajinasi, bentuk cumulus ini mirip orang naik kuda, ehmm,,atau mirip orang naik sepeda ya,,
aah,,,kurang lebih seperti itulah yang ada di imajinasiku,,
"Cumulus biasanya muncul karena adanya proses konveksi dimana arna putih yang terang ini berasa dari pantulan sinar matahari
dengan kelembapan dan tekanan udara yang tinggi, cumuluas mennyimpan energi besar lewat suara merdunya berupa petir dan uap air yang terkondensasi didalamnya,,"
rasa tertarikku pada lukisan ini terhenti, saat sebatang mirip rokok raksasa ada diujung gumpalan arum manis ini..
ternyata dari batang rokok raksasa itulah gumpalan arum manis ini berasal,,
ternyata ini bukanlah arum manis yang manis untuk di nikmati, ada zat aditif sintetis yang membuat getir orang yang menikmatinya,,
sungguh terasa amat getir saat tersadar ternyata gumpalan awan putih ini adalah kepulan asap pabrik yang membentuk formasi,,
sebuah formasi tipuan dengan rasa manis yang berakhir getir,,
sebuah formasi yang berpengaruh buruk pada sistem metabolisme kita khususnya dan lingkungan pada umunya..
ini baru satu batang rokok raksasa,,
ternyata masih banyak lagi batang batang lain yang mengepulkan asap pekat,,
urbanisasi dan industrialisasi ikut andil didalamnya..
manusia ternyata serakah,,
untuk memuaskan keinginannya, dia telah mengotori lingkungan
sadar atau tidak, sengaja atau tidak, sebuah kenyataan ini membuat getir,,
haruskah sebanyak itu kita membuang cemaran demi kepuasan kita?
mungkin kepulan asap ini hanya lah sedikit contoh dan bukti betapa serakahya manusia,,
masih banyak bukti lain yang sebenarnya kita tau, kitalah "penyebabnya", tapi kita seakan tutup mata, tutup telinga dengan sedikit bukti keserakahan keserakahn kita,,
penambangan, pembalakan liar, lereng gunung disulap menjadi area "peristirahatan",pendangkalan sungai karena sampah sampah kita,
akibatnya???,,,
Banjir, longsor, peristiwa Lumpur Lapindo,, itu nyata terjadi didepan mata kita
dan keserakahan kitalah penyebabnya,,
"Dan pada suatu saat, alam sendirilah yang akan menjawab dan membalas atas eksploitasi yang dilakukan pada dirinya,,"
ayolah,,kalo bukan kita siapa lagi yang peduli,,
kita ini diutus kebumi sebagai khalifah, yang bukan hanya memanfaatkan apa yang tersedia dibumi, tapi juga merawatnya,,
sudah sepatutnya kita mengasihani dan berbuat baik pada bumi kita berpijak agar kita diperbolehkan menumpang dan bisa tetap nyaman tinggal didalamnya,,
kalo kita tidak bisa menghilangkan, setidaknya kita bisa mengurangi cemaran cemaran ini kan,,
mulai dari diri kita
mulai dari hal kecil
dan mulai dari sekarang..
kalo tidak dari sekarang, siap siap saja kita diusir dari tempat nyaman ini.,,
save our earth,,
senyum mekar saat melihat ada tiga bintang kecil nan terang yang bersanding dengan purnama,,
tak jauh dari purnama, ada cumulus mirip arum manis
gumpalan arum manis ini masih membuatku gemas,,
memandangnya saja rasanya tak cukup,,kalo bisa sudah kuremas saking gemesnya,,
kalo aku boleh berimajinasi, bentuk cumulus ini mirip orang naik kuda, ehmm,,atau mirip orang naik sepeda ya,,
aah,,,kurang lebih seperti itulah yang ada di imajinasiku,,
"Cumulus biasanya muncul karena adanya proses konveksi dimana arna putih yang terang ini berasa dari pantulan sinar matahari
dengan kelembapan dan tekanan udara yang tinggi, cumuluas mennyimpan energi besar lewat suara merdunya berupa petir dan uap air yang terkondensasi didalamnya,,"
rasa tertarikku pada lukisan ini terhenti, saat sebatang mirip rokok raksasa ada diujung gumpalan arum manis ini..
ternyata dari batang rokok raksasa itulah gumpalan arum manis ini berasal,,
ternyata ini bukanlah arum manis yang manis untuk di nikmati, ada zat aditif sintetis yang membuat getir orang yang menikmatinya,,
sungguh terasa amat getir saat tersadar ternyata gumpalan awan putih ini adalah kepulan asap pabrik yang membentuk formasi,,
sebuah formasi tipuan dengan rasa manis yang berakhir getir,,
sebuah formasi yang berpengaruh buruk pada sistem metabolisme kita khususnya dan lingkungan pada umunya..
ini baru satu batang rokok raksasa,,
ternyata masih banyak lagi batang batang lain yang mengepulkan asap pekat,,
urbanisasi dan industrialisasi ikut andil didalamnya..
manusia ternyata serakah,,
untuk memuaskan keinginannya, dia telah mengotori lingkungan
sadar atau tidak, sengaja atau tidak, sebuah kenyataan ini membuat getir,,
haruskah sebanyak itu kita membuang cemaran demi kepuasan kita?
mungkin kepulan asap ini hanya lah sedikit contoh dan bukti betapa serakahya manusia,,
masih banyak bukti lain yang sebenarnya kita tau, kitalah "penyebabnya", tapi kita seakan tutup mata, tutup telinga dengan sedikit bukti keserakahan keserakahn kita,,
penambangan, pembalakan liar, lereng gunung disulap menjadi area "peristirahatan",pendangkalan sungai karena sampah sampah kita,
akibatnya???,,,
Banjir, longsor, peristiwa Lumpur Lapindo,, itu nyata terjadi didepan mata kita
dan keserakahan kitalah penyebabnya,,
"Dan pada suatu saat, alam sendirilah yang akan menjawab dan membalas atas eksploitasi yang dilakukan pada dirinya,,"
ayolah,,kalo bukan kita siapa lagi yang peduli,,
kita ini diutus kebumi sebagai khalifah, yang bukan hanya memanfaatkan apa yang tersedia dibumi, tapi juga merawatnya,,
sudah sepatutnya kita mengasihani dan berbuat baik pada bumi kita berpijak agar kita diperbolehkan menumpang dan bisa tetap nyaman tinggal didalamnya,,
kalo kita tidak bisa menghilangkan, setidaknya kita bisa mengurangi cemaran cemaran ini kan,,
mulai dari diri kita
mulai dari hal kecil
dan mulai dari sekarang..
kalo tidak dari sekarang, siap siap saja kita diusir dari tempat nyaman ini.,,
save our earth,,
Langganan:
Postingan (Atom)